Thursday, August 1, 2013

Eksekusi Perintah Instruksi Dari Pimpinan TNI - POLRI, Akhirnya Aparat TNI - POLRI Turunkan Paksa Bendera Bulan Bintang Di Seputaran Lhokseumawe


Wartawan Metro TV sempat dirampas kameranya, namun aksi itu tidak berhasil, aparat berseragam loreng sempat meminta agar memory kamera Metro itu diberikan, namun Wartawan tersebut menolak, "ini ranah publik jadi sah sah saja untuk diliput"..

Foto : Salah Satu Foto Ekslusif Penurunan Bendera Yang Berhasil Di Abadikan Kru Wartawan Dari Jarak Jauh

Lhokseumawe - Anggota TNI dan Polisi bersenjata lengkap melakukan pencabutan bendera Bulan Bintang yang terpasang di Kawasan simpang kuta Blang, Jalan Kenari, Ujung Blang dan Ule Jalan. Kemudian aparat kemanan tersebut juga menurunkan sejumlah bendera Bintang Bulan di Jalan Samudera hingga ke Pasar Inpres.

Selanjutnya pencabut bendera dari kedua institusi pertahanan dan keamanan itu berlanjut hingga kejalan nasional Medan Banda Aceh, mulai dari Cunda, Meunasah Mesjid, Panggoi, Blang Panyang.

Bendera-bendera tersebut dicabut begitu saja, aparat yang bertindak sebagai pencabut bendera berpakaian preman dan memakai penutup wajah dengan bendera Bintang Bulan, sementara anggota TNI dan Polisi bersenjata terlihat menyebar dan mengamankan lokasi.

Sejumlah masyarakat ikut menyaksikan aksi penurunan bendera tersebut sempat panik melihat gelagat Polisi dan TNI yang bergerak cepat. Semeua yang berada di lokasi diminta untuk tidak mengambil gambar aksi pencabutan bendera yang masih menjadi pertentangan antara Pemerintah Aceh dan Menteri dalam negeri tersebut.

Jangan Kibarkan Bendera Aceh, Mulai Hari Ini Sampai 17 Agustus 2013 Kita Kibarkan Bendera Merah Putih Di Rumah Rumah Seperti Tahun Lalu

Intruksi Gubernur Aceh : Jangan Kibarkan Bendera Aceh, Mulai Hari Ini Sampai 17 Agustus 2013 Kita Kibarkan Bendera Merah Putih Di Rumah Rumah Seperti Tahun Lalu

* Hadir dalam pertemuan tiga jam itu Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Ketua Komisi A DPRA Adnan Beuransah, Asisten I Pemerintahan Aceh Iskandar A Gani, dan Pemangku Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haytar.

JAKARTA - Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah mengimbau seluruh masyarakat Aceh agar tidak mengibarkan bendera Bintang Bulan yang sudah disahkan DPRA sebagai bendera Aceh pada peringatan delapan tahun MoU Helsinki, 15 Agustus mendatang.

“Seluruh rakyat Aceh kita imbau agar tidak mengibarkan bendera itu, sebab akan bisa menimbulkan keributan yang merusak,” kata Gubernur Zaini menjawab Serambi di Jakarta, Rabu (31/7).
Pernyataan itu diungkapkannya seusai pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di ruang kerja Mendagri, Rabu (31/7). Hadir dalam pertemuan tiga jam itu Ketua DPRA Hasbi Abdullah, Ketua Komisi A DPRA Adnan Beuransah, Asisten I Pemerintahan Aceh Iskandar A Gani, dan Pemangku Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haytar.

Kesepakatan agar tak mengibarkan bendera Aceh tersebut pada 15 Agustus mendatang, menurut Zaini, dicapai dalam pertemuan multipihak di ruang kerja Mendagri kemarin. “Kita sepakat pengibaran bendera itu tidak dilakukan pada 15 Agustus nanti,” ujarnya.

Pertemuan itu juga melahirkan kesepakatan penting lainnya. Yakni, pembicaraan tentang bendera Bintang Bulan dan lambang Buraq-Singa, Pemerintah Aceh dan Jakarta kembali sepakat untuk memperpanjang masa cooling down sampai 31 Oktober 2013. “Selama cooling down kita akan terus usahakan solusi terbaik masalah ini,” kata Zaini seusai pertemuan.

DPRA Aceh Jangan Berani Cuma Provokasi Rakyat

Mendagri RI : DPRA Aceh Jangan Berani Cuma Provokasi Rakyat Aceh Mengibarkan Bendera GAM ! Pikirkan Kesejahteraan Rakyat !

* Sebelumnya DPR Aceh menyatakan akan mengibarkan bendera Aceh yang baru pada hari peringatan perdamaian Helsinki ke-8 pada 15 Agustus. Padahal Qanun No. 3 Tahun 2013 belum disahkan Tegas Gamawan Fauzi

Jakarta - Pemerintah bekal membentuk tim khusus buat mengevaluasi dan merevisi Qanun Nomer 3 Tahun 2013 tentang lambang dan bendera Aceh. Demikian kesepakatan tertutup antara Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan DPR Aceh.

Gamawan berharap, tim khusus bisa mendapatkan titik temu mengenai perbedaan komposisi lambang dan bendera Aceh antara pemerintah dan Aceh, jadi kami minta jangan ada pihak yang memprovokasi warga untuk mengibarkannya.

Selain soal di atas, pertemuan tertutup juga menyepakati buat memperpanjang masa pembahasan selama dua bulan ke depan, tepatnya sampai 15 Oktober. Sebelumnya pembahasan seharusnya berakhir 14 Agustus.

"Ini perpanjangan pembahasan Qanun untuk yang kedua," kata Gamawan.

Lowongan Kerja Bank Danamon Indonesia



Lowongan Kerja Bank Danamon Indonesia | PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk established since 1956 under the name Bank Kopra Indonesia and its name was changed to its current name in 1970. PT Bank Danamon Indonesia, is one of the privately-owned bank in Indonesia.

Bank head office located in Jakarta and supported by a network of over 2,500 offices and operated more than 800 ATMs across Indonesia.

Lowongan PT Astra Honda Motor (AHM)



Lowongan Kerja Astra Honda Motor | PT Astra Honda Motor (AHM) Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan
nama awal PT Federal Motor, yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT
Astra International. Astra Honda Motor
saat ini memiliki kapasitas produksi 4.4 juta unit sepeda motor per-tahunnya,
untuk permintaan pasar sepeda motor di Indonesia yang terus meningkat. Astra Honda Motor merupakan sinergi

Penerimaan Pengawai PJB Services Tingkat SLTA - PLN Group



PJB Services adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang operasi dan pemeliharaan pembangkit tenaga listrik. Perusahaan ini berdiri pada tanggal 31 Maret 2001 dan merupakan anak perusahaan PT Pembangkitan Jawa Bali (PLN Group) yang didirikan untuk menjawab kebutuhan penambahan line up bisnis di bidang Pelayanan Jasa Operasi dan Pemeliharaan Unit Pembangkit Tenaga Listrik.

Awalnya PT PJB

Recruitment Karyawan PT United Tractors - Astra Group



PT United Tractors Tbk is one of the heavy equipment distributor of the most reliable and reputable business in Indonesia with a major in construction machinery, mining and mining contractors. The company was founded in 1972 and is based in Jakarta.


PT United Tractors Tbk is a subsidiary of PT Astra International Tbk in Heavy Equipment, Mining & Energy Group. PT Astra International Tbk owns