Tuesday, July 23, 2013

Laporan Masyarakat, Dua Caleg PA Bermasalah Karena Pemalsuan Dokumen Dan Tindakan Amoral


KIP Aceh : Laporan Masyarakat, Dua Caleg PA Bermasalah Karena Pemalsuan Dokumen Dan Tindakan Amoral

* Partai Aceh membenarkan bahwa kedua caleg tersebut tidak memenuhi syarat sebagaimana masukan dan tanggapan masyarakat, yaitu berkaitan dengan hal pemalsuan dokumen dan tindakan amoral. Kedua caleg itu masing-masing adalah laki-laki berinisial UM dan perempuan berinisial AZ.

BANDA ACEH - Partai Aceh (PA) memastikan mencoret dua dari tiga bacaleg DPRA yang mendapat tanggapan dari masyarakat. Setelah melalui proses klarifikasi, PA mengakui kedua bacaleg itu bermasalah, sebagaimana masukan dan tanggapan masyarakat, yaitu berkaitan dengan hal pemalsuan dokumen dan tindakan amoral.

Ketua Pokja Pencalonan Anggota DPRA Junaidi yang dikonfirmasi Serambi Senin (22/7) mengatakan, dalam surat klarifikasinya, Partai Aceh membenarkan bahwa kedua caleg tersebut tidak memenuhi syarat sebagaimana masukan dan tanggapan masyarakat, yaitu berkaitan dengan hal pemalsuan dokumen dan tindakan amoral. Kedua caleg itu masing-masing adalah laki-laki berinisial UM dan perempuan berinisial AZ.

“Mereka adalah calon yang diajukan partainya untuk dapil satu dengan nomor urut delapan dan di dapil enam dengan nomor urut dua,” kata Junaidi seraya menolak menyebutkan nama kedua calon tersebut.

Kasus Pengeroyokan Dua Warga Nagan Raya, Akhirnya Polisi Bidik Juragan (Samsuardi Ketua DPRK Nagan Raya Dari PA)


Namun Juragan Membantah Ia Terlibat “Mereka sama sekali bukan pengawal atau anak buah saya. Mereka orang-orang yang sama sekali tak saya kenal. Saya juga terkejut saat mereka datang langsung ke rumah saya pada Senin sore (8 Juli 2013) menyerahkan Riki dan Fadil dalam kondisi babak belur. Menurut pelaku, salah satu anak muda itu kedapatan sedang berdua-duaan di pantai bersama istri saya. Tapi saya tidak percaya itu,” tandas Juragan. 

Foto : Samsuardi Ketua DPRK Nagan Raya 

SUKA MAKMUE - Kasus penculikan dan penyiksaan Riki dan Fadil oleh sekelompok orang karena disebut-sebut dekat dengan istri Samsuardi alias Juragan, Ketua DPRK Nagan Raya terus diusut oleh polisi. Bahkan, pihak Polres Nagan Raya sedang mengarahkan penyelidikan terhadap dugaan keterlibatan Juragan dalam kasus yang menyedot perhatian publik itu.

Kasus itu sendiri telah menyeret tiga tersangka yaitu Abdullah Basyah (Keuchik Alue Ie Mameh, Kecamatan Kuala), Din Abadi, dan Muhammad Jabar.

Dalam perkembangan terbaru, Polres Nagan Raya tampaknya sedang membidik Juragan kerana ada indikasi yang bersangkutan ikut terlibat penyiksaan dan penculikan terhadap Riki dan Fadil yang terjadi Senin, 8 Juli 2013 di kebun milik Ketua DPRK Nagan Raya tersebut.

“Ketika kedua korban mendapat penyiksaan (pemukulan) oleh 15 orang, Juragan berada di lokasi kejadian (di kebun miliknya). Inilah yang masih kita selidiki, apakah Samsuardi (Juragan) turut melakukan pemukulan atau tidak,” kata Kasubbag Humas Polres Nagan Raya Iptu Alamsyah menjawab Serambi, Senin (22/7) siang usai Peringatan HUT Ke-11 Kabupaten Nagan Raya di Suka Makmue.

Menurutnya, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap dua tersangka, yaitu Din Abadi dan Muhammad Jabar yang kini ditahan di mapolres, keduanya belum mengakui apakah Juragan ikut memukul kedua korban.

Indikasi keterlibatan Juragan didasari pada pengakuan korban serta sejumlah saksi yang turut disampaikan ke media massa. Juragan disebut-sebut ikut memukul dan kemudian diramaikan oleh sekelompok orang yang lain di kebun sawit milik Juragan di Meulaboh Dua, Nagan Raya.

Indikasi berikutnya adalah, setelah disiksa, kedua korban (Riki dan Fadil) dibawa ke rumah Juragan di Desa Alue Ie Mameh, Kecamatan Kuala dan selanjutnya dilakukan perdamaian. Namun di rumah ini, kedua korban dikabarkan masih mengalami tindak kekerasan (pemukulan) yang justru dilakukan oknum keuchik yang kini juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Masih terus kita selidiki dan kita kembangkan, karena kedua anak buah Juragan masih banyak menutup informasi kepada penyidik,” kata Iptu Alamsyah.

Iptu Alamsyah mengatakan, pengejaran terhadap 13 pelaku lainnya yang terlibat kasus ini terus dilakukan dengan harapan semua pelaku bisa tertangkap dan lebih memudahkan mengungkap motif yang sebenarnya termasuk dalang kasus itu.

Menurut polisi, tindakan yang dilakukan pelaku tergolong tindak pidana berat karena melakukan penyiksaan secara beramai-ramai dan korban nyaris dibunuh menggunakan senjata tajam. “Yang jelas kasus ini masih kita selidiki, meski sebagian besar masih buron, namun polisi tetap menyelidiki kasus ini untuk menungkap siapa aktor utamanya,” tandas Iptu Alamsyah.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan yang menimpa dua pemuda yaitu Riki (20), warga Desa Meurandeh Suak, Kecamatan Seunagan Timur dan rekannya Fadil (20), warga Desa Kuta Baro, Jeuram, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya menyedot perhatian masyarakat. Soalnya, penganiayaan itu sendiri diyakini terkait kedekatan kedua pemuda dengan Maya Purnama Sari (22), istri Samsuardi alias Juragan (Ketua DPRK Nagan Raya)

Lowongan Kerja United Tractors - Fresh Graduated, Experienced



PT United Tractors Tbk

Lowongan Kerja United Tractors - Fresh Graduated, Experienced | PT United Tractors Tbk was founded in 1972 and headquartered in Jakarta. United Tractors is a company engaged in the field of heavy equipment, mining and energy sector in Indonesia.

This fast growing company owned by PT Astra International Tbk as the controlling shares (59.50%), and the rest is owned by the

Monday, July 22, 2013

Pengumuman CPNS 2013


Pengumuman CPNS Tahun 2013 ini adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu saat ini oleh para pencari lowongan CPNS. Menurut jadwal dari berbagai pihak, Lowongan CPNS 2013 ini akan di mulai pada bulan Juni 2013, tapi hingga bulan Juli ini pengumuman penerimaan cpns 2013 belum juga ada. Oleh karena itu semua calon pendaftar CPNS 2013 diharapkan bersabar dan terus meningkatkan persiapan untuk mengikuti Pendaftaran CPNS 2013 mendatang. Banyak belajar dan banya berdoa :)

Menurut info terbaru, Penerimaan CPNS untuk beberapa instansi Kementerian akan mulai dibuka Seuasai Ramadhan 2013 ini. Ada juga yang mengatakan bahwa kemungkinan Penerimaan cpns akan dibuka pada Bulan Oktober 2013 mendatang. Berdasarkan isu yang berkembang, penerimaan CPNS 2013 ini akan dilakukan secara besar-besaran. 

Info CPNS untuk pegawai pemerintah tingkat provinsi hingga kabupaten masih menunggu pengumuman dari Provinsi dan Kabupaten terkait.

Kapanpun jadwal pastinya, saat ini kita hanya bisa menunggu saja dan terus memantau perkembangan. Sambil menunggu, mari kita meningkatkan persiapan kita untuk menghadapi ujian CPNS 2013 ini. Anda bisa belajar dan latihan sekaligus menguji sampai dimana kemungkinan anda Lulus CPNS tahun 2013 ini dengan mencoba mengunjungi :


Demikianlah yang bisa saya tuliskan saat ini, semoga bermanfaat.
Wassalam :)

FPI : Siapa Berani Bubarkan Kami? Polisi dan Tentara Saja Tidak Berani Gerebek Tempat Maksiat ( Diskotik, Hotel dan Lainnya)


Jakarta - Banyak kalangan masyarakat meminta pemerintah membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Front Pembela Islam (FPI) pascabentrok dengan warga di Sukoharjo, Kendal, Jawa Tengah. FPI tak bergeming dengan adanya desakan itu.

Ketua FPI Jakarta, Habib Salim Alatas justru menantang pihak mana yang berani membubarkan Ormas yang memiliki ribuan anggota itu.

"Siapa yang mau bubarkan?, Siapa yang berani membubarkan FPI?," katanya yang dituliskan Selasa (23/7/2013).

Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh FPI, semata untuk menumpas kemaksiatan terlebih pada Bulan Suci Ramadan. Dia menegaskan, FPI sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum sebelum sweeping.

"Kami ingin memberantas kemaksiatan, kenapa harus takut. justru nanti 26 Juli, seluruh anggota FPI Jakarta akan turun dan melakukan monitoring tempat maksiat yang masih nekat buka di Bulan Ramadan," tegasnya.

Dikatakannya, pemerintah khususnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebaiknya tidak terlalu memusingkan aksi yang dilakukan FPI. Dia meminta pemerintah lebih memikirkan bagaimana memberantas korupsi yang kian merajalela di Indonesia.

"Kenapa harus membubarkan Ormas yang mencoba melawan kemaksiatan, kenapa tidak bubarkan partai yang korupsi," ungkapnya

LSM YARA : 8 Tahun MoU, Hanya PP Parlok Yang Disahkan Presiden SBY, Ini Pertanda Jakarta Tidak Serius Terhadap Nasib Aceh


* Terhitung 15 Agustus 2005 –15 Agustus 2013, maka usia MoU Helsinki yang ditandatangani Pemerintah RI–GAM genap 8 tahun. Tapi hanya PP partai lokal yang baru disahkan Presiden. Ini pertanda Jakarta secara terang-terangan mempermainkan Aceh. Kata kata Safaruddin, Direktur YARA

IDI ( Berita ): Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) menilai Pemerintah Aceh terlalu lemah dalam memperjuangkan hak-hak kekhususan Aceh. Sebenarnya, banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari lobi hingga dengan aksi menggugat Presiden.

Jika Presiden melakukan wanprestasi (ingkar janji) ke Aceh,maka Aceh berpeluang menggugat Jakarta secara hukum,” kata Safaruddin, Direktur YARA, Minggu (21/7). Padahal dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA), sambung Safaruddin, sudah jelas disebutkan beberapa aturan lanjutan dari UUPA harus segera dikeluarkan paling lambat tahun 2008.

“Tetapi kenyataannya sampai sekarang hanya PP tentang partai lokal saja yang baru keluar,” katanya. YARA juga menilai, pemerintah pusat telah mempermainkan Pemerintah Aceh dengan mengabaikan hak-hak kekhususan Aceh.

YARA mengkhawatirkan perdamaian Aceh akan gagal nantinya, jika Jakarta tidak konsisten dengan janjinya. “YARA mendesak Pemerintah Aceh lebih serius mengurus beberapa regulasi lanjutan UUPA, bila perlu menggugat pemerintah pusat secara hukum ke Mahkamah Agung (MA), karena telah melakukan pembohongan publik kepada masyarakat Aceh,” kata Safaruddin.

Jika Pemerintah Aceh tidak siap menggugat Jakarta, maka YARA siap dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Aceh. “Apalagi lembaga kita(YARA) memiliki legal standing (kedudukan hukum) untuk menggugat pemerintah pusat.

Kasat Narkoba Polres Aceh Besar : Walaupun Di Gerebek, Ladang Ganja Masih Banyak di Aceh Besar


"Meski sering dilakukan operasi, namun kita menduga masih banyak ladang dan tanaman ganja di Aceh Besar yang tumbuh subur," ujar Andi Cakra, saat dihubungi Metro Aceh via selularnya.

Aceh Besar-Kepolisian Resort (Polres) Aceh Besar menduga masih banyak ladang ganja yang tersebar di beberapa Kecamatan di wilayah tersebut. Demikian dikatakan Kapolres Aceh Besar AKBP Djajuli, melalui Kasat Narkoba Iptu Andi Cakra Putra.

Dikatakannya, munculnya dugaan basih banyaknya ladang ganja tersebut berdasarkan keberhasilan petugas Sat Narkoba Polres Aceh Timur menggagalkan penyulundupan ganja seberat 3 ton yang di angkut dari kawasan Seulimuem, Aceh Besar.Andi menyebutkan, pihaknya menduga ada beberapa Kecamatan di Aceh Besar yang menjadi kawasan penanaman ganja secara besar-besaran. Kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Seulimuem, Kecamatan Lembah Seulawah, Kecamatan Indrapuri dan beberapa Kecamatan lainnya.

"Lahan terbanyak dan terluas kami perkirakan ada di kawasan Kecamatan Seulimuem yakni di kawasan Lamteuba," beber Andi.Lebih lanjut Andi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan operasi secara besar-besaran untuk memberantas tanaman ganja di wilayah Aceh Besar. "Usai lebaran nanti kita akan melaksanakan lagi operasi pemberantasan ganja. Ini kita lakukan untuk memberantas peredaran narkoba," tegasnya